hero-image

BELAJAR DARI SETIAP KEMATIAN IBU UNTUK MENYELAMATKAN KEHIDUPAN BERIKUTNYA

Kelas online ini adalah rangkaian pembelajaran strategis yang dirancang oleh Pokja PAKIAS Pengurus Pusat POGI untuk mentransformasi cara tenaga kesehatan memandang kematian ibu. Dengan tema utama "Belajar dari Setiap Kematian Ibu untuk Menyelamatkan Kehidupan Berikutnya", program ini menggeser paradigma audit dari budaya menyalahkan (blaming culture) menjadi budaya pembelajaran sistemik yang adil (Just Culture). Melalui enam sesi intensif, peserta akan dibekali kemampuan teknis dan manajerial untuk mengubah data kematian menjadi aksi nyata yang berdampak pada luaran klinis.

Materi Pembelajaran Utama

1. Transformasi dan Filosofi AMPBSR (Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response)

• Memahami evolusi audit di Indonesia dari sistem yang kental dengan budaya menyalahkan (tahun 90-an) menjadi konsep No Name, No Shame, No Blame.

• Mempelajari integrasi komponen Balita dalam siklus surveilans untuk mencakup prinsip continuum of care.


2. Pelajaran Global dari Malaysia

• Studi kasus sistem Confidential Enquiry into Maternal Deaths (CEMD) di Malaysia yang sukses menurunkan AKI secara drastis melalui investigasi multidisiplin dan anonim.

• Memahami pentingnya kepemimpinan klinis dan akuntabilitas profesional dalam meningkatkan kualitas asuhan maternal.


3. Standarisasi Teknis Analisis Kematian

• Penerapan platform digital MPDN (Maternal Perinatal Death Notification) sebagai instrumen krusial dalam menjaga validitas data kematian.

• Latihan menetapkan penyebab mendasar kematian ibu menggunakan klasifikasi internasional ICD-MM agar data dapat diperbandingkan secara global.


4. Membangun Just Culture & Identifikasi Akar Masalah

• Mempelajari tiga kategori perilaku dalam sistem kesehatan: Human Error (kesalahan sistem), At-risk Behavior (perilaku berisiko), dan Reckless Behavior (tindakan sembrono) untuk menentukan respon yang adil.

• Menggunakan alat analisis seperti Fishbone, Five Whys, dan FMEA untuk menemukan faktor-faktor yang dapat dimodifikasi (modifiable factors).


5. Menutup Celah Pelayanan (Closing the Loop)

• Menerjemahkan temuan audit menjadi rekomendasi yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

• Mengintegrasikan hasil audit dengan siklus PDSA (Plan-Do-Study-Act) untuk menguji, mempelajari, dan menyempurnakan perbaikan layanan secara berkelanjutan.

6. Membuat Data Berbicara

• Strategi mengolah data agregat dari MPDN menjadi kekuatan perubahan kebijakan, baik di tingkat fasilitas kesehatan, kabupaten/kota, hingga nasional.

Target Peserta

Kelas ini sangat relevan bagi:

• Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.O.G) sebagai clinical leaders.

• Dokter Umum, Bidan, dan Perawat di unit KIA/PONEK.

• Manajemen Rumah Sakit dan Komite Mutu/Keselamatan Pasien.

• Pengambil kebijakan di Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan.

"Surveilans tanpa respons hanyalah statistik. Respons tanpa surveilans hanyalah asumsi.". Mari bergabung untuk memastikan setiap kematian ibu tidak hanya menjadi angka, tetapi menjadi cahaya penuntun bagi keselamatan perempuan Indonesia.

Kelas Online

Akses materi pembelajaran.

Masukan nama lengkap anda
Masukan email yang valid
Masukan nomor whatsapp yang valid
Rincian Pembelian
BELAJAR DARI SETIAP KEMATIAN IBU UNTUK MENYELAMATKAN KEHIDUPAN BERIKUTNYA
Free
Total
Free
Memproses pendaftaran...

FAQ