
WEBINAR
Sesi I - Falsafah PCC & MOW Interval dalam Perspektif Holistik
Membedah Paradigma Baru MOW Interval – Dari Meja Operasi Menuju Pelayanan Holistik
Pendekatan Medis Saja Tidak Lagi Cukup. Seringkali, sterilisasi wanita (MOW) dipandang semata-mata sebagai prosedur bedah rutin berdurasi singkat. Padahal, keputusan seorang perempuan untuk menjalani MOW Interval (sterilisasi yang dilakukan di luar masa nifas atau pasca-keguguran) adalah sebuah perjalanan emosional, kultural, dan psikologis yang kompleks. Jika faskes Anda masih menggunakan paradigma lama yang kaku dan "hanya fokus pada klinis", Anda berisiko kehilangan kepercayaan pasien dan rentan terhadap friksi etik.
Di Sesi I ini, kita akan membongkar fondasi utama dari layanan kesehatan modern yang wajib Anda kuasai. Anda akan diajak menyelami perubahan paradigma dari Doctor-Centered menjadi Patient-Centered Care (PCC) yang sejati.
Apa yang Akan Anda Pelajari di Sesi Ini?
Menjiwai Falsafah Patient-Centered Care dalam Sterilisasi Perempuan: Bukan sekadar jargon, Anda akan mempelajari bagaimana menerjemahkan prinsip menghargai pasien ke dalam praktik nyata di ruang periksa. Bagaimana mendengarkan tanpa menghakimi, memvalidasi kekhawatiran pasien, dan menjadikan perempuan sebagai aktor utama dalam keputusan reproduksinya.
Navigasi Holistik MOW Interval: Berbeda dengan MOW pascasalin, MOW Interval membutuhkan pendekatan konseling yang berbeda. Modul ini membekali Anda strategi mengelola pasien yang datang dengan berbagai latar belakang motivasi secara komprehensif—fisik, mental, dan emosional.
Realita & Tantangan MOW Interval di Indonesia: Konteks lokal sangat menentukan! Kita akan membedah tantangan unik di Indonesia: mulai dari pengaruh budaya patriarki, dinamika persetujuan suami/keluarga, mitos yang beredar di masyarakat, hingga bagaimana menyelaraskannya dengan regulasi nasional. Anda akan mendapatkan strategi taktis untuk menghadapi "drama" sosiokultural ini dengan elegan dan etis.
Setelah mengikuti Sesi I, Anda diharapkan tidak hanya akan menjadi tenaga medis yang mahir, tetapi juga seorang komunikator dan advokat kesehatan yang empati, mampu membangun rasa aman (psychological safety) bagi pasien sejak menit pertama mereka melangkah ke fasilitas Anda.
Webinar Selama 2 Sesi
🗓️ Sabtu, 4 April 2026, 19.15 – 20.15 WIB 🗓️ Sabtu, 4 April 2026, 20.15 – 21.15 WIB
